Salah satu cara meningkatkan kemampuan komunikasi adalah dengan menjadi pendengar yang baik. Kemampuan mendengar aktif sangat diperlukan oleh semua kalangan, dari pelajar, hingga manajer perusahaan. Ketika kita tidak mampu mendengarkan secara aktif, akan ada banyak informasi yang hilang dan akan mengurangi pemahaman akan materi atau instruksi.

“… menjadi pendengar aktif menunjukkan bahwa kita peduli pada orang lain …”

Ahli-ahli psikologi memberikan beberapa saran teknik untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan secara aktif (Quinn, 1984).

  1. Tentukan goal atau tujuan kita ketika mendengarkan.

Misalnya ketika mendengarkan dosen berbicara di kampus, tentukan tujuan informasi apa yang ingin kamu dapat. Apakah informasi mengenai manfaat hidroponik, atau informasi mengenai alasan kenapa bayi tabung bermanfaat. Atau misalnya ketika mendengarkan bos memberikan instruksi, tentukan tujuan dari informasi yang ingin didapatkan, seperti informasi mengenai deadline instruksi atau informasi mengenai bahan-bahan apa saja yang perlu dipersiapkan.

  1. Hilangkan gangguan.

Gangguan-gangguan seringkali membuat kita sulit berkonsentrasi. Termasuk gangguan-gangguan ketika kita mendengarkan orang lain berbicara. Misalnya ketika di kelas, untuk mengurangi gangguan, kita bisa mengambil posisi duduk paling depan karena ketika kita duduk di belakang, pergerakan dari teman sekelas pun bisa menjadi distraksi atensi kita.

Atau misalnya ketika kita hendak menerima instruksi dari bos, usahakan kita tidak sedang sambil mengerjakan hal lain agar kita dapat memusatkan fokus pada instruksi yang akan diberikan.

  1. Terbukalah kepada pembicara dan hindari melakukan penilaian yang tidak perlu.

Ketika kita berbicara pada orang yang kita anggap memiliki pengetahuan atau level yang lebih rendah daripada kita, biasanya kita langsung meremehkan orang tersebut, sehingga kita pun juga meremehkan apa yang sedang ia bicarakan. Hindarilah pikiran meremehkan tersebut, berikan ia kesempatan untuk berbicara dan dengarkan ia. Seringkali kita mendapatkan insight yang berharga dari orang-orang yang tidak kita duga. Terbukalah pada pembicaraannya dan ikutilah logika berpikirnya.

  1. Lakukan parapfrase terhadap informasi yang diterima dan ajukan pertanyaan.

Setelah selesai mendengarkan pernyataan dari pembicara, uraikan informasi yang telah diterima dengan kata-kata kita sendiri. Misalnya ketika di kelas, kita bisa mencatat informasi yang kita terima dengan bahasa kita sendiri, atau setelah selesai menerima instruksi dari bos, kita bisa mengkonfirmasi kembali instruksi tersebut dengan mengulangnya di hadapan bos.

Selama menyampaikan informasi, pembicara bisa saja menghilangkan detil dari informasi. Untuk mengkonfirmasi pemahaman akan informasi tersebut, kita bisa mengajukan pertanyaan kepada pembicara.

 

Yuk, kita tingkatkan kemampuan mendengar aktif kita! Selain bisa mendapatkan informasi secara lengkap, menjadi pendengar aktif menunjukkan bahwa kita peduli pada orang lain sehingga orang lain akan lebih menghormati kita dan lebih bersedia untuk mendengarkan kita kelak di masa depan.

Baca juga:
Alasan Kenapa Orang Tidak Mendengarkan Kita Berbicara

 

Referensi

Quinn, V. N. (1984). Applying psychology. USA: McGraw-Hill.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here